Mataram, FHISIP Unram — Mahasiswa Program Studi Hubungan Internasional, Fakultas Hukum, Ilmu Sosial, dan Ilmu Politik (FHISIP) Universitas Mataram, Muhammad Sefa Ramdhani berhasil meraih medali silver pada ajang kompetisi Lomba Esai Tingkat Nasional VII (LETIN VII) yang diselenggarakan oleh Universitas Janabadra Yogyakarta bekerjasama dengan Nusantaramuda.
Pada ajang kompetisi tersebut, Sefa beserta tiga mahasiswa lain dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mataram, Kukuh Zainul Rahman, Muhammad Khairil Anam, dan M. Inka Rizky Febritama, mempresentasikan esai terkait dengan inovasi pertanian berkelanjutan (sustainable agriculture) yang berorientasi pada pengurangan ketergantungan terhadap pestisida kimia. Topik esai yang diangkat berjudul “BASMI (Bio-Aplikasi Senyawa Metabolit Inovatif): Inovasi Biopestisida Berbasis Ekstrak Kafein dan Katekin dari Limbah Camellia sinensis Guna Kontrol Hama Tanaman”.
Esai ini mengusulkan solusi nyata berupa biopestisida cair alami berbahan baku limbah daun teh yang terbukti efektif mengendalikan hama utama seperti Helopeltis sp., Empoasca sp., dan Kutu Daun (Aphididae), sekaligus ramah lingkungan dan aman bagi petani maupun ekosistem. Ide ini berkembang sebagai bentuk kontribusi ilmiah dalam mendukung agenda pertanian di Indonesia. Proses penyusunan esai ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan seperti petani teh, kelompok tani, PTPN, UMKM pengolah limbah agrikultur, serta institusi penelitian dan perguruan tinggi yang berperan dalam validasi ilmiah produk.
Kompetisi esai ini diselenggarakan pada 14–16 Februari 2026. Proses pendaftaran dan pengumpulan karya ilmiah dilakukan pada akhir tahun 2025, dilanjutkan dengan proses seleksi administratif, penilaian tahap pertama oleh dewan juri, hingga babak final presentasi. Pengumuman pemenang dilaksanakan pada acara penutupan kompetisi yang dihadiri oleh ratusan peserta dari berbagai penjuru Indonesia. Pelaksanaan lomba ini diselenggarakan secara hybrid, menggabungkan mekanisme pengumpulan karya secara daring sementara babak final dilaksanakan secara luring di Yogjakarta. Presentasi akhir dan pengumuman pemenang diadakan di Aula Utama Universitas Janabadra, Yogyakarta.
“Perjalanan menuju podium juara bukan proses yang mudah”, pungkas Sefa. Kami memulai riset tentang kandungan senyawa metabolit sekunder limbah teh, khususnya katekin dan kafein, yang terbukti secara ilmiah memiliki aktivitas insektisidal dan repelen terhadap hama. Setelah menyusun kerangka inovasi yang mencakup proses ekstraksi, formulasi produk, hingga analisis SWOT dan rencana implementasi SMART, esai ditulis dengan pendekatan ilmiah.
Lebih jauh, Sefa mengungkapkan bahwa saat babak final, kami mempresentasikan konsep BASMI di hadapan dewan juri, kami menampilkan alur produksi yang sederhana sehingga dapat direplikasi oleh kelompok tani dan UMKM. Argumen yang meyakinkan mengenai potensi manfaat serta dampak sosial lingkungan yang terukur menjadi nilai lebih di mata juri sehingga sukses meraih medali silver dalam lomba esai nasional tersebut.
“Kami bersyukur mendapatkan pengalaman yang berharga pada ajang kompetisi ini”, tegas Sefa. Ia mengapresiasi bahwa penghargaan berupa medali silver turut membuat kami bersemangat untuk belajar lebih baik lagi, dengan ini kami juga ingin membuktikan bahwa inovasi berbasis kearifan lokal dan prinsip keberlanjutan memiliki tempat yang layak dalam diskursus ilmiah nasional. Ke depan, kami berkomitmen untuk terus mengembangkan potensi hingga produk yang kami temukan dapat dirasakan manfaatnya oleh para petani teh Indonesia.
Atas pencapaian tersebut, Sefa dan tim mengungkapkan rasa syukur yang mendalam. Ia menyampaikan bahwa setiap proses yang dilalui tidak mudah, penuh dengan perjuangan, kelelahan, serta dinamika perasaan antara sedih dan bahagia. Namun demikian, ia tetap bersyukur karena dapat sampai pada titik pencapaian saat ini. Prestasi gemilang yang diraih oleh Muhammad Sefa Ramdhani diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa Program Studi Hubungan Internasional FHISIP Universitas Mataram untuk terus mengasah potensi diri dan aktif berkompetisi di berbagai ajang perlombaan.







