MATARAM, FHISIP UNRAM – Dua mahasiswa Program Studi Sosiologi, Fakultas Hukum, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik menorehkan prestasi membanggakan pada kompetisi Business Plan yang diselenggarakan oleh Forum Bisnis Daerah BPD HIPMI NTB pada Rabu (13/5/2026) lalu. Mereka adalah Muhamad Dicky Subagia dan Aryanto Arby bersama Zidni Ilhan (mahasiswa Fakultas Peternakan UNRAM) berhasil meraih juara ketiga setelah mampu meyakinkan para juri dengan rencana bisnis berupa produk inovatif bernama KroHerb.

Dicky menyatakan produk KroHerb berasal dari riset mendalam dan sudah melewati beberapa uji coba. KroHerb adalah singkatan dari Kroto Herbal, sebuah produk pakan ternak yang terbuat dari sumber daya lokal berupa telur semut rangrang atau kroto dan dikombinasikan dengan beberapa jenis herbal seperti jahe, kunyit dan kelor. Produk ini berbentuk pelet agar praktis, dan mudah digunakan oleh para peternak. Menurutnya KroHerb memiliki banyak manfaat bagi kesehatan ternak seperti memiliki nutrisi tinggi dan mempunyai kandungan bioaktif.

“Produk ini tidak hanya memiliki kandungan nutrisi berupa protein yang tinggi, tetapi juga memberikan manfaat tambahan melalui kandungan bioaktif dari bahan herbal,” ungkapnya saat dihubungi pada Rabu (10/6/2026). Ia menambahkan bahwa KroHerb memiliki target pasar spesifik yaitu ternak unggas, ikan dan burung. Lanjutnya, diharapkan rencana bisnis mereka dapat menjadi solusi inovatif dalam pengembangan pakan ternak yang lebih efisien, ramah lingkungan, dan berkelanjutan, sekaligus membuka peluang usaha baru berbasis sumber daya lokal bagi mahasiswa dan masyarakat.
Sementara itu, Arby menyatakan bahwa pencapaian timnya tak terlepas dari motivasi dan pengembangan diri serta memanfaatkan proses belajar yang diperoleh selama kuliah. “Awalnya saya tertarik mengikuti berbagai kegiatan pengembangan diri karena ingin menambah pengalaman dan relasi di luar kegiatan akademik. Dari rasa penasaran tersebut, saya mulai belajar secara mandiri terkait berbagai kompetisi dan menyusun ide-ide yang dapat dikembangkan dalam perlombaan,” ungkapnya.

Kompetisi Business Plan merupakan ajang lomba yang menguji para peserta dengan menyusun dan mempresentasikan rencana bisnis secara komprehensif, mulai dari identifikasi permasalahan, penyusunan solusi inovatif, strategi pemasaran, analisis pasar, hingga perencanaan keuangan dan keberlanjutan usaha. Kompetisi ini diikuti oleh 25 tim peserta dan diseleksi menjadi 10 tim peserta yang lolos sebagai finalis hingga akhirnya terpilih 3 tim terbaik berdasarkan penilaian dewan juri.