MATARAM, FHISIP UNRAM – Fakultas Hukum Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FHISIP) Universitas Mataram (Unram) kembali menorehkan hasil yang membanggakan di tingkat nasional. Mahasiswa FHISIP berhasil memborong prestasi gemilang dalam ajang Lomba Esai Tingkat Nasional ke-6 (Letin 6) yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan, Kebudayaan dan Olahraga Kabupaten Manggarai Barat, yang bekerja sama dengan Nusantaramuda di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Minggu (28/9/2025).
Tim gabungan Unram, yang di dalamnya terdapat dua mahasiswa dari FHISIP, berhasil menyabet gelar Juara II Umum, sekaligus meraih Medali Emas pada subtema Pangan.
Dua mahasiswa dari FHISIP adalah Nizar Alhadits dari Program Studi Ilmu Komunikasi dan Muhamad Dicky Subagia dari Program Studi Sosiologi. Mereka berkolaborasi dalam tim multidisiplin yang terdiri dari lima mahasiswa Unram, menunjukkan sinergi antar fakultas dalam menghasilkan karya inovatif.
Tim ini turut melibatkan Hendru Elban Anshori (Akuntansi), Riyad Wizzam (Agribisnis), dan Jaliya Ahdari (Pangan), mampu menyajikan gagasan orisinal dan inovatif dalam esai mereka, khususnya terkait isu pangan, yang mengantarkan mereka pada penghargaan tertinggi di subtema tersebut dan Juara Umum II.
Dekan FHISIP Unram, Dr. Lalu Wira Pria Suhartana, S.H., M.H., menyampaikan kebanggaan dan apresiasi yang tinggi atas pencapaian Nizar dan Dicky. “Prestasi ini merupakan bukti nyata dari potensi dan daya saing mahasiswa FHISIP di kancah nasional. Kami berharap ini akan menjadi pendorong motivasi dan inspirasi bagi seluruh mahasiswa FHISIP Unram untuk terus mengembangkan potensi diri, baik di bidang akademik maupun non-akademik,” ujarnya.
Keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras dan semangat pantang menyerah. Dicky, mahasiswa Prodi Sosiologi angkatan 2023, berbagi kisahnya bahwa kecintaan terhadap menulis yang dipadukan dengan semangat yang tak pernah padam menjadi kunci. Ia mengaku kegagalan di semester awal justru memacunya untuk terus belajar dan bekerja keras.
“Saya selalu berpegang teguh dengan dua kalimat ini bahwa tidak ada orang sukses yang tidak pernah mengalami kegagalan, dan jika kita tidak pernah mengambil risiko, kita tidak akan pernah berkembang,” jelas Dicky, yang juga tercatat pernah meraih Medali Silver dalam Olimpiade Bahasa Indonesia dan Olimpiade Ekonomi tingkat Nasional.
Senada dengan itu, Nizar dari Prodi Ilmu Komunikasi mengungkapkan rasa syukurnya dan menekankan pentingnya kerendahan hati.
“Bagi saya, pencapaian ini bukan akhir dari proses, tetapi tentang bagaimana kita terus rendah hati, belajar lebih dalam, dan terus mengasah skill apapun yang kita miliki.” Ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan ini tak lepas dari doa dan restu orang tua serta dukungan rekan-rekan.
Letin 6 sendiri merupakan kompetisi menulis esai berskala nasional yang bertujuan merangsang ide dan inovasi generasi muda dalam menanggapi isu-isu penting di Indonesia, diikuti oleh sekitar 26 tim dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya mahasiswa Universitas Mataram, untuk terus berkarya, berkompetisi, serta mengembangkan potensi dalam berbagai bidang ilmu.