Mataram, FHISIP Unram – menyelenggarakan kuliah tamu dan lokakarya bertema ‘’Generative AI and Creativitiy In Law Perspective” kegiatannya dilaksanakan di Ruang Magister Kenotariatan Fakultas Hukum, Ilmu Sosial, dan Ilmu Politik pada hari Senin, 12 Februari 2024.

Dalam sambutannya Ari Rahmad Hakim selaku Wakil 2 Dekan FHISIP menyampaikan bahwa kegiatan ini bisa memberikan informasi yang banyak berkaitan dengan Artificial Intelligence, mengingat di eropa sudah mulai diatur.

“Kedepannya sebagian pekerjaan tertentu tidak lagi dikerjakan manusia tapi nanti dikerjakan oleh AI ini misalnya disektor keamanan untuk itu perlu menjadi perhatian karena akan berdampak pada pengurangan eksistensi manusia sehingga perlu pengaturan lebih jelas khususnya di Indonesia” tuturnya

Prof Stefan juga memaparkan Undang-Undang yang berkaitan dengan Artificial Intelligence di Eropa maupun di Amerika kemudian potensi Indonesia dalam memberikan ruang pengaturan AI sebagai bentuk kepastian hukum dalam dunia digital sehari-hari di Indonesia.

Menurut Stefan koos pekerjaan yang dulu ia kerjakan bisa memakan waktu tiga minggu, kini dengan bantua AI bisa selesai dalam waktu 3 jam bahkan kurang, tetapi harus sesuai dengan koridor kaidah etika penulisan ilmiah.

“AI hanya teman diskusi dan membantu riset bukan sebagai rujukan utama dan pada prinsipnya dunia global tak bisa dibendung, teknologi berkembang seperti penjahat kepada dunia, namun alih-alih menghindar dan memblokirnya kita harus beradaptasi dan menjinakkan penjahat tersebut untuk kegunaan yang positif” Ungkapnya