Fakultas Hukum, Universitas Mataram (Unram) bekerjasama dengan perusahaan Pembangkit Tenaga Mesin Gas Uap (PLTMGU) Lombok Peaker telah menyelenggarakan kegiatan Aksi Peduli Lingkungan Pantai (AKSI PELITA) yang dilaksanakan pada hari Rabu, (18/10/23) di Pantai Lingkungan Bagik Kembar, Kec. Sekarbela, Kota Mataram.
Ke-enam mahasiswa yang tergabung dalam kelompok Outeam (Ocean Team) yaitu Sri Rezki Amelia, Rr. Elizabeth Natalia, Nikita Padmi Lazuardi, Baiq Dina Aulyatul Aini, Indri Destalangi dan Putra Gabriel Pirhot Manurung. Mereka menginisiasi kegiatan AKSI PELITA untuk memenuhi tugas kerjasama dengan perusahaan di mata kuliah Manajemen Humas. Yulanda Trisula Sidarta Yohanes, S.Ikom., M.Ikom. selaku dosen di mata kuliah tersebut menjelaskan bahwa sangat penting bagi mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi untuk mendapat tugas praktik selama berkuliah agar mengetahui realita bekerja di lapangan kedepannya.
PLTMGU Lombok Peaker merupakan pembangkit listrik Combined Cycle pertama di Indonesia. Perusahaan ini telah beroperasi sejak 2020 dan berada di bawah naungan PLN. Pada pengoperasiannya, PLTMGU Lombok Peaker tidak menggunakan batubara sebagai bahan bakar untuk menghasilkan uap, namun memanfaatkan uap panas hasil dari gas engine sehingga lebih ramah lingkungan.
AKSI PELITA menjadi kerjasama pertama yang diinisiasi mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi Unram bersama PLTMGU Lombok Peaker. Kegiatan ini melibatkan 100 peserta yang terdiri dari 13 mahasiswa dan 2 dosen Prodi Ilmu Komunikasi, 45 karyawan PLTMGU Lombok Peaker (termasuk Wartsila), 15 karyawan Enviromate Technology International (ETI), 10 karyawan PLN, dan 15 masyarakat lingkungan Bagek Kembar.
Ketua Prodi Ilmu Komunikasi, Dr. Ir. Agus Purbatin Hadi., M.Si. dalam sambutannya selama kegiatan menyampaikan bahwa beberapa tahun yang lalu, mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi Unram juga pernah melakukan kerjasama dengan PLN untuk menanam pohon di Pantai Loang Baloq. Ia merasa senang dan bangga mahasiswanya dapat membangun kerjasama serupa dengan PLTMGU Lombok Peaker melalui kegiatan AKSI PELITA.
Amelia, ketua Outeam menyampaikan bahwa membuat kerjasama dengan perusahaan sekelas PLTMGU Lombok Paker tidaklah mudah. Ia bersama teman kelompoknya baru mendapatkan panggilan dari perusahaan setelah satu bulan mengirimkan surat permohonan melakukan wawancara untuk pembahasan kerjasama yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Mereka juga harus membuat konsep kegiatan dalam waktu yang singkat. Adanya kerjasama antara kelompok dengan pihak perusahaan yang baik membuat AKSI PELITA dapat berjalan dengan lancar. Slogan AKSI PELITA yakni “No Waste, No Case” diharapkan dapat terus dilanjutkan oleh masyarakat agar lingkungan pantai tetap bersih dan terjaga keindahannya.

