Mataram, FHISIP Unram – mengadakan yudisium kepada 233 mahasiswa yang diantaranya 110 Mahasiswa Sarjana Ilmu Hukum, 50 Mahasiswa Sarjana Ilmu Komunikasi, 40 Mahasiswa Hubungan Internasional dan 33 Mahasiswa Ilmu Sosiologi di Gedung Dome Universitas Mataram, Selasa (04/08/2026).
Dari 233 peserta yudisiawan yudisiawati terdapat 45 Mahasiswa dinyatakan lulus dengan predikat Cumlaude dan 184 Mahasiswa lulus dengan sangat memuaskan dan 1 orang lulus dengan memuaskan . Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh pejabat struktural mulai dari Dekan, Wakil Dekan, Ketua Program Studi, Sekretaris Program Studi dan seluruh ketua bagian dan sekretaris yang ada di lingkungan FHISIP Unram.
Dekan Fakultas Hukum Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mataram, Dr. Lalu Wira Pria Suhartana, SH.,MH dalam sambutannya ikut berbangga atas kelulusan para yudisiawan yusidawati yang telah berhasil menyelesaikan studinya di FHISIP Unram, seringkali kita mengatakan bahwa indikator investasi itu pada aspek profit namun kenyataannya investasi terbaik adalah pada aspek pendidikan, An investment in education pays the best interest karena ilmu pengetahuan itu adalah kekuatan.
“Imam safi’i mengatakan kalau tidak mampu merasakan perihnya belajar maka kamu harus senggup merasakan perihnya kebodohan. Intelektualitas tidak hanya diukur dari penguasaan pengetahuan, tetapi juga dibentuk oleh kematangan spiritual dan kecerdasan emosional sebagai instrumen penting dalam pengembangan diri. Untuk itu jagalah almamater ini dengan sebaik-baiknya dan dapat memberikan warna bagi almamater” Ungkap Dr. Wira.
Siti Rahmawati sebagai perawakilan mahasiswa menyampikan bahwa Kesuksesan yang sejati adalah ketika ilmu yang kita miliki menjadi bagian dari solusi bagi orang lain sehingga kehadiran kita memberikan manfaat, meskipun kita mungkin datang dari latar belakang yang berbeda tetapi kita dipersatukan oleh suatu hal yang sama yaitu mimpi untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih bermanfaat. Karena dunia kerja, pengabdian dan masyarakat tidak akan melihat gelar yang kita miliki tetapi juga karakter yang kita tunjukan, integritas yang kita pegang dan manfaat yang kita berikan.
“Hari ini bukan sekedar penanda berakhirnya masa studi tetapi merupakan bukti bahwa perjuangan, pengorbanan dan doa yang selama ini kita jalani tidak pernah sia-sia. Dibalik gelar yang akan kita sandang terdapat kisah tentang kerja keras, kegagalan yang mengajarkan ketakutan serta harapan yang terus diperjuangkan” Ujar Rahmawati.






