Mataram, FHISIP Unram – Sultan Adiyatma, mahasiswa program studi Ilmu Hukum FHISIP Unram berhasil raih Juara III Duta Bahasa pada ajang Duta Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) 2026 yang diselenggarakan oleh Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat. Bertempat di Hotel Lombok Raya, kompetisi diselenggarakan pada 17-20 Mei 2026 lalu. Kompetisi ini mengusung tema “Utamakan Bahasa Indonesia, Lestarikan Bahasa Daerah, Kuasai Bahasa Asing” dengan mengundang talenta muda sebagai representasi generasi yang memiliki dedikasi dalam berbahasa Indonesia, bahasa daerah, serta menguasai bahasa asing.

Sultan Adiyatma mengaku bahwa tahapan seleksi yang dilalui tidak mudah, sebab kompetisi ini terbuka untuk seluruh generasi muda di NTB. Karena itu Ia tak menyangka bahwa dirinya akan keluar sebagai salah satu pemenang.

”Pada tahapan menuju 50 besar kami diwawancarai mengenai pengetahuan kebahasaan (bahasa Indonesia, bahasa daerah, dan bahasa asing), program kerja, serta kesastraan. Selanjutnya ada tugas untuk membuat esai dan video,” ujarnya.

Penampilan Sultan Adiyatma berhasil memukau para juri setelah mempresentasikan program ”Swara Sasambo”. Program ini terkait revitalisasi bahasa daerah yang dikemas melalui produk billingual berbasis Near Field Communication (telekomunikasi jarak dekat yang memungkinkan dua perangkat saling bertukar data) untuk mendukung revitalisasi bahasa daerah bagi anak-anak urban di Provinsi NTB.

”Latar belakang kami membuat program kerja ini berangkat dari penutur bahasa daerah di NTB yang semakin sedikit, terutama di kalangan anak muda. Upaya revitalisasi hanya bertumpu pada pendidikan formal dan belum menyentuh ruang konsumsi sehari-hari,”jelasnya.