Mataram, FHISIP Unram – FHISIP Unram bersama Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) sepakat untuk menginisiasi pembentukan Pusat Studi Kepolisian melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS). Langkah strategis ini bertujuan untuk mengintegrasikan pendekatan akademis ke dalam pelayanan publik guna meningkatkan profesionalisme kepolisian di wilayah NTB. Konsolidasi dan perencanaan strategis program ini diawali dengan persiapan pembentukan lembaga yang dimatangkan dalam pertemuan koordinasi yang berlangsung di ruang Dekan FHISIP Unram pada Jumat (20/1/2026). Forum tersebut mempertemukan jajaran pimpinan FHISIP Unram dengan delegasi Polda NTB yang mencakup Biro Sumber Daya Manusia (SDM) serta Bagian Kerja Sama.
Selanjutnya harmonisasi draft PKS dilakukan di Aula Widya Graha Adhitama Biro SDM Polda NTB pada Selasa (24/2/26) lalu
Dekan FHISIP Unram, Dr. Lalu Wira Pria Suhartana, S.H.,M.H., menyatakan bahwa FHISIP Unram siap menjadi mitra Polda NTB dalam membentuk Pusat Studi Kepolisian. Menurutnya ini adalah langkah positif dalam menuju transformasi Kepolisian sebagai Polri yang presisi.
Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, mengungkapkan bahwa agenda harmonisasi merupakan tindak lanjut dari draf kesepakatan yang telah disusun sebelumnya.
“Polda NTB telah mengajukan draf kerja sama, dan saat ini kami sedang mengintegrasikan berbagai masukan konstruktif dari pihak universitas demi kesempurnaan dokumen tersebut,” jelasnya.
Pusat Studi Kepolisian dirancang sebagai pusat unggulan dalam kajian ilmiah mendalami isu hukum kontemporer secara objektif, riset kebijakan yang menghasilkan rekomendasi kebijakan untuk reformasi birokrasi dan tata kelola public, dan pengembangan SDM dengan memperkuat kapasitas personel melalui pendidikan dan pelatihan berkelanjutan.







