Mataram, FHISIP Unram — Program Studi Hubungan Internasional Universitas Mataram sukses selenggarakan program pertukaran mahasiswa internasional melalui kegiatan International Excursion Program (IEP) tahun 2026. Inisiatif kegiatan ini digagas oleh Program Studi Hubungan Internasional Universitas Mataram berkolaborasi dengan Universitas Kyoto Sangyo (KSU), Jepang. Sejumlah mahasiswa dari kedua Universitas akan berpartisipasi dalam pelbagai macam kegiatan yang diadakan oleh Program Studi Hubungan Internasional melalui IEP. Kegiatan ini berlangsung selama 1 (satu) bulan dari tanggal 15 Februari 2026 hingga 15 Maret 2026.
International Excursion Program merupakan program pertukaran akademik dan budaya melalui kolaborasi internasional dengan melibatkan mitra universitas atau institusi pendidikan tinggi luar negeri. Perhelatan IEP tahun 2026 berlokasi di Lombok Nusa Tenggara Barat, Indonesia dengan mengusung tajuk kegiatan “Coexistence of Tradition and Modernity in the Economic Development in Indonesia”. Program ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana perjalanan pembangunan ekonomi Indonesia merefleksikan keharmonisan keberagaman nilai-nilai tradisional dan inovasi modern. Melalui kegiatan diskusi akademik hingga pertukaran budaya, IEP berupaya menghadirkan pendekatan pendidikan kolaboratif yang membekali partisipan dengan keterampilan, pengetahuan, dan perspektif untuk memahami serta mengatasi masalah kompleks lintas negara (global learning) serta memahami lintas budaya (cross-cultural understanding).
Hingga berita ini diterbitkan, kegiatan IEP sudah berlangsung selama 4 (empat) hari sejak 15 Februari 2026. Kegiatan diawali dengan penyambutan (welcoming gathering) terhadap sejumlah mahasiswa asal KSU sebelum kegiatan inti dilaksanakan pada 16 Februari 2026. Kegiatan pertama IEP diisi dengan orientasi program IEP yang bertempat di Program Studi Hubungan Internasional Universitas Mataram. Melalui sambutannya, Koordinator Program Studi Hubungan Internasional Bapak Lalu Puttrawandi Karjaya, S.IP., M.A. membuka secara resmi dimulainya kegiatan IEP tahun 2026. Dalam sambutannya, beliau mengapresiasi dengan baik terselenggaranya kegiatan IEP dan berharap ke depan akan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. Kegiatan ini juga diisi dengan kuliah diplomatik serta eksplorasi kampus Universitas Mataram.
Kegiatan hari kedua IEP diisi dengan kegiatan diskusi melibatkan partisipan bersama kelompok studi mahasiswa di Program Studi Hubungan Internasional. Kegiatan ini bertujuan untuk mengeksplorasi budaya Indonesia dan Lombok secara khusus melalui curah pendapat (brainstorming). Untuk hari ketiga pelaksanaan kegiatan diisi dengan ekskursi budaya di Taman Mayura dengan menampilkan tarian tradisional Tari Topeng Sasak yang dipandu oleh Sanggar Tari Kencana Dewi. Sedangkan hari keempat pelaksanaan IEP diisi dengan kegiatan kunjungan ke Islamic Boarding School Pondok Pesantren Nurul Haramain Nahdlatul Wathan Putra Narmada. Pada kesempatan ini, partisipan dibekali pemahaman tentang peran penting Islamic Boarding School dalam masyarakat Sasak Lombok serta berkeliling melihat Asrama, Masjid, dan Madrasah seraya melihat kegiatan santri selama bulan Ramadan. Kegiatan ditutup dengan berbuka puasa bersama dan salat magrib.
Segenap pihak yang terlibat dalam kegiatan ini termasuk mitra kegiatan mengapresiasi dengan baik pelaksanaan kegiatan IEP tahun 2026. Mereka berharap Program Studi Hubungan Internasional secara berkesinambungan menyelenggarakan kegiatan serupa di tahun selanjutnya dengan mengeksplorasi secara lebih mendalam pelbagai kearifan lokal yang berkembang di masyarakat Sasak Lombok sehingga dapat berkontribusi bagi kemanusiaan.







