Mataram, FHISIP Unram – Melanjutkan dan mempertahankan estafet prestasi FHISIP, Rahma Berliani Faradila, mahasiswi program studi S1 Ilmu Hukum FHISIP Unram berhasil raih juara 1 pada ajang Pemilihan Puteri Mandalika NTB 2026 yang diselenggarakan oleh Yayasan Puteri Mandalika NTB pada Minggu (31/01/26) lalu di kawasan Car Free Night (CFN) Kota Praya, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

Gelar Juara 1 Puteri Mandalika NTB 2026 resmi disandang oleh Rahma Berliani Faradila setelah melalui penilaian ketat dewan juri. Rahma merupakan putri daerah kebanggaan Lombok Barat yang kini tercatat sebagai mahasiswi aktif semester 8 di Universitas Mataram (Fakultas Hukum, Ilmu Sosial, dan Ilmu Politik).

Pemilihan Puteri Mandalika NTB merupakan agenda tahunan yang terintegrasi dalam rangkaian festival Bau Nyale. Diselenggarakan melalui kolaborasi antara Yayasan Puteri Mandalika NTB, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta Dinas Pariwisata Lombok Tengah, ajang ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Nusa Tenggara Barat. Selain itu, kegiatan ini berfungsi sebagai wadah pengembangan kreativitas serta perluasan wawasan peserta dalam aspek seni budaya, pariwisata, dan pengetahuan umum.

Pelaksanaan kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Sekretaris Daerah Lombok Tengah H. Lalu Firman Wijaya, ST., MT., jajaran Forkopimda, Direktur IPDN Kampus NTB, Plt. Kepala Dinas Pariwisata, pimpinan OPD, tokoh organisasi wanita, serta para alumni Puteri Mandalika.

Pada tahap grand final, dewan juri menyeleksi 10 finalis terbaik dari seluruh kabupaten/kota di NTB, yakni: Eva Yuniza dan Sabrina Rinjani Wilson (Mataram), Gina Sonia dan Vega Novia Asrila (Lombok Tengah), Rahma Berliani Faradila dan Yunia Putri Salsabila (Lombok Barat), Safiya Hidayati (Lombok Utara), Nia Maulidani Hafsari (Lombok Timur), Ananda Gistha Canthika (Dompu), serta Ariska Anugerah Anjani (Sumbawa).

Puncak acara ditandai dengan penetapan Rahma Berliani Faradila (Lombok Barat) sebagai pemenang utama Puteri Mandalika NTB 2026, disusul oleh Yunia Putri Salsabila (Lombok Barat) sebagai Runner Up. Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah menaruh harapan besar agar para pemenang dapat menjalankan perannya sebagai duta budaya dan pariwisata yang aktif berkontribusi bagi daerah. mempromosikan potensi daerah Nusa Tenggara Barat, baik di tingkat nasional maupun internasional.