Mataram, FHISIP Unram – Menyambut Dies Natalis yang ke-11, Unit Kegiatan Fakultas Forum Mahasiswa Pengkaji Konstitusi (UKF Formasi) FHISIP Unram 2025 mengadakan Liga Debat Konstitusi yang dibuka dengan kegiatan Kuliah Umum yang menghadirkan Dr. Ridwan Mansyur, S.H.,M.H., yang merupakan Hakim Mahkamah Konstitusi sebagai keynote speaker, dan Dr. Rachman Maulana Kafrawi, S.H.,M.H., yang merupakan dosen bagian Hukum Tata Negara FHISIP Unram sebagai speaker.

Kuliah Umum ini dihadiri sejumlah mahasiswa, akademisi, dan sejumlah jurnalis media partner serta sejumlah pejabat struktural di lingkungan Unram dan FHISIP Unram. Prof. Ir. Bambang Hari Kusumo, M.Agr.St., Ph.D selaku Rektor Unram, secara resmi membuka kegiatan tersebut pada hari Jumat, 14 November 2025 di Ruang Senat Rektorat.

Dalam paparannya, Dr. Ridwan Mansyur, S.H., M.H. menjelaskan materi yang berjudul Pengujian Undang-Undang dalam Sistem Ketatanegaraan. Ia menekankan mengenai perlunya pengontrolan terhadap produk-produk hukum yang ditetapkan berdasarkan rule of majority.

“Mahkamah Konstitusi hadir sebagai Guardian of the Constitution atau penjaga konstitusi yang memastikan semua peraturan perundang-undangan sesuai dengan koridor Undang-Undang Dasar 1945.” Jelasnya.

Sementara Dr. Rachman Maulana Kafrawi, S.H.,M.H., memaparkan mengenai pengujian peraturan perundang-undangan dalam sistem ketatanegaraan di Indonesia. Ia mendefinisikan jenis pengujian peraturan perundang-undangan menjadi 2 (dua), yakni uji formil dan uji materil. Menurutnya, Masyarakat harus diberi ruang untuk mengawasi peraturan perundang-undangan yang ada di Indonesia melalui hak untuk melakukan judicial review.

“Pengujian peraturan perundang-Undangan bertujuan untuk menjaga supremasi konstitusi dan prinsiphierarki norma hukum, melindungi hak-hak konstitusional warga negara, mewujudkan negara hukum (rechtsstaat), serta mencegah penyalahgunaan kekuasaan (abuse of power) oleh lembaga pembentuk peraturan.” Jelas alumni Fakultas Hukum Universitas Airlangga tersebut.

Karena paparan kedua pemateri berhasil menarik minat tamu undangan untuk berdiskusi lebih lanjut, Reza Yudi Aprilian sebagai Ketua Panitia Pelaksana Dies Natalis Formasi mengklaim bahwa acara ini berhasil.

Lebih lanjut Rasyiq Faishal Milando sebagai Ketua Umum Formasi berharap Formasi dapat terus menyelenggarakan kegiatan serupa dengan tema yang lebih luas dan narasumber yang semakin beragam.