Mataram, 10 Oktober 2025 – Fakultas Hukum, Ilmu Sosial, dan Ilmu Politik (FHISIP) Universitas Mataram kembali menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) tindak lanjut persiapan asesmen lapangan akreditasi bagi tiga program studi pascasarjana: Doktor Ilmu Hukum (DIH), Magister Ilmu Hukum (MIH), dan Magister Kenotariatan (MKn). Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari FGD sebelumnya yang digelar pada 23 September lalu, sebagai upaya memastikan kesiapan akhir seluruh tim menjelang pelaksanaan asesmen lapangan oleh lembaga akreditasi.
FGD dilaksanakan di Ruang Prof. Zainal Asikin, Lantai 3 Gedung A FHISIP Universitas Mataram, dan dipimpin langsung oleh Wakil Dekan I FHISIP, Dr. H. Muhaimin, S.H., M.H.. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas dan program studi, tim borang akreditasi dari masing-masing program studi, serta perwakilan tenaga kependidikan yang turut terlibat dalam penyusunan dokumen pendukung.
Dalam arahannya, Dr. Muhaimin menegaskan bahwa FGD lanjutan ini menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi progres kerja sekaligus menyamakan persepsi antar tim agar seluruh aspek teknis dan substansi akreditasi benar-benar siap. Ia menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh tim yang telah menunjukkan perkembangan signifikan dalam waktu relatif singkat.
Berdasarkan laporan perkembangan, Program Studi Doktor Ilmu Hukum (DIH) menunjukkan progres paling tinggi dengan tingkat kesiapan mencapai sekitar 80%. Seluruh dokumen utama telah tersusun, dan tim kini berfokus pada penyempurnaan bukti fisik serta simulasi asesmen lapangan. Sementara itu, Program Studi Magister Ilmu Hukum (MIH) masih dalam tahap penyempurnaan, khususnya dalam melengkapi bukti-bukti kerja sama dan dokumen pendukung kegiatan tridarma. Adapun Program Studi Magister Kenotariatan (MKn) juga terus memperbaiki kelengkapan data dan memperkuat eviden mutu internal.
Suasana FGD berjalan interaktif, diwarnai dengan diskusi dan pembahasan teknis terkait standar penilaian, pengelolaan data, serta strategi menghadapi asesor. Para peserta turut berbagi pengalaman dan kendala yang dihadapi, kemudian mencari solusi bersama agar seluruh prodi dapat mencapai kesiapan maksimal sebelum asesmen dilakukan.
Menutup kegiatan, Dr. Muhaimin kembali mengingatkan pentingnya kerja kolektif dan komunikasi yang efektif antar tim. “Terimakasih atas progress yang cukup signifikan, terutama tim DIH yang sudah mencapai 80% target kesiapan, begitu juga tim MIH, dan tim MKN untuk segera memulai dengan focus terutama koordinasi tim, tinggal memastikan semua bukti tertata dengan baik dan setiap anggota tim memahami perannya. Dengan kerja sama yang solid, insyaallah hasil akreditasi akan maksimal,” ujarnya. Mempertegas harapan bahawa seluruh persiapan ini dapat berbuah hasil optimal dalam asesmen lapangan mendatang dan mengantarkan ketiga program studi menuju capaian akreditasi unggul.







