Langkawi, dengan keindahan alamnya yang memikat dan budayanya yang semarak, merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Malaysia. Namun, seiring meningkatnya jumlah pengunjung, muncul pula kebutuhan untuk melindungi lingkungan dan memberdayakan komunitas lokal. Untuk mewujudkan visi tersebut, diadakan kompetisi bertajuk Langkawi Pitching Competition (LPC) yang diselenggarakan pada 10-22 Juni 2025.
Kompetisi LPC menantang para peserta untuk menyusun rencana komunikasi strategis yang bertujuan mempromosikan pariwisata berkelanjutan (sustainable tourism), dengan fokus pada penataan ulang pembangunan Geopark Negara Bagian Kedah serta pengembangan Langkawi sebagai Pulau Rendah Karbon, yang selaras dengan Rencana Pembangunan Kedah 2035 dan Rencana Strategis LADA 2022–2026.
Pada kompetisi ini, Universitas Mataram (Unram) yang diwakili oleh 22 mahasiswa Program Studi Hubungan Internasional berhasil tampil mengesankan dengan menyabet berbagai penghargaan di empat kategori berbeda. Total terdapat 22 mahasiswa Universitas Mataram yang berhasil meraih prestasi, yang terdiri atas 5 orang peraih Platinum, 5 orang peraih Emas, 5 orang peraih Perak, dan 7 orang peraih Perunggu. Selaku dosen Program Studi Hubungan Internasional yang mendampingi kontingen Universitas Mataram pada kompetisi LPC, Mega Nisfa Makhroja, S.IP., M,Si., M.A. menegaskan bahwa pencapaian luar biasa ini mencerminkan dedikasi, kerjasama tim, serta kapasitas unggul mahasiswa Universitas Mataram dalam merespons tantangan global melalui pendekatan yang kreatif dan solutif.
Lebih lanjut, Mega Nisfa Makhroja, S.IP., M.Si., M.A. menekankan kesuksesan ini diharapkan menjadi pijakan untuk semakin mengukuhkan eksistensi Universitas Mataram sebagai perguruan tinggi yang berdaya saing internasional terutama di Asia Tenggara, serta diharapkan lebih banyak berkontribusi dalam isu-isu regional terkait dengan migrasi dan pembangunan berkelanjutan di masa depan.







