Mataram-FHSIP Unram- Ratu Adhilla Azreir, Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi mendapatkan penghargaan The Most Impactful Business Plan In Kuala Lumpur Enterpreneurship Youth Summit 2024 yang diselenggarakan oleh International Islam University Malaysia in collaboration with ARP Foundation di Ballroom Silka May Tower Hotel In Kuala Lumpur senin (13/05/2024) lalu.
Adhilla mengangkat tema “KUKIKU: Inovasi Cookies Sehat Gluten Free Sebagai Pemanfaatan Pangan Lokal Singkong Melalui Penerapan Circular Economy Untuk Mendukung Ekonomi Berkelanjutan”.
Kegiatan Kuala Lumpur Entrepreneurship Youth Summit (KEYS) bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan kompetensi mahasiswa dalam bidang wirausaha melalui lomba business plan serta konferensi dan simposium internasional dari beberapa ahli. Acara ini tidak hanya mendorong inovasi dalam ekonomi bisnis, tetapi juga memperluas jaringan antara pemangku kepentingan di tingkat nasional dan internasional, mendukung kolaborasi strategis, dan membuka akses ke pasar global.
Kuala Lumpur Entrepreneurship Youth Summit dimulai dengan pembukaan acara dan presentasi dari 10 finalis business plan yang terpilih. Acara ini kemudian dilanjutkan dengan field trip mengunjungi tempat-tempat ikonik di Kuala Lumpur, seperti Menara Kembar Petronas, Dataran Merdeka, dan Batu Caves, untuk memberikan wawasan praktis dan pengalaman budaya kepada peserta. Pada hari ketiga, agenda dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada para pemenang, diikuti oleh konferensi internasional serta simposium yang diadakan di dua kampus ternama di Malaysia, yaitu International Islamic University Malaysia dan University Putra Malaysia.
“Saya sangat terkesan dengan kegiatan Kuala Lumpur Entrepreneurship Youth Summit, karena memberikan wawasan berharga dan pengalaman praktis melalui presentasi business plan, field trip ke tempat-tempat ikonik di Kuala Lumpur, dan konferensi di universitas ternama. Kegiatan ini menginspirasi untuk berinovasi dan memperluas jaringan internasional.” Ungkap Adhilla
Adhilla berharap kegiatan seperti ini tetap diselenggarakan dan melibatkan lebih banyak peserta dari berbagai negara agar dapat meningkatkan kompetensi wirausaha dan kolaborasi internasional untuk kemajuan ekonomi.







