Mataram, Fakultas Hukum – Maulidya Rahmi Aulia, Mahasiswi Program Studi S1 Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Mataram (FH Unram) berhasil menjuarai kompetisi Duta Lingkungan NTB Tahun 2023. Aulia mengaku bahagia setelah perjuangan dan tantangan yang cukup berat saat mengikuti rangkaian audisi ditengah kewajibannya sebagai mahasiswi, hingga akhirnya terpilih menjadi Winner Duta Lingkungan NTB 2023 pada Minggu (29/10) lalu.
“Perasaan saya menjadi Winner Duta Lingkungan NTB 2023 tentunya bahagia, bangga dan bersyukur bisa menjadi yang terbaik diantara yang terbaik. Karena dari rangkaian audisi yang cukup lama membagi waktu kuliah, bimbingan proposal skripsi dan kegiatan organisasi menjadi challange untuk saya bagaimana segala kegiatan yang saya ikuti bisa berjalan beriringan.” Ungkap mahasiswi semester 7 itu.
Keperdulaian terhadap lingkungan menjadi alasan utama yang mendorong putri kelahiran sumbawa ini untuk mengikuti kompetisi kompetisi Duta Lingkungan NTB Tahun 2023. Berangkat dari keprihatinannya terhadap kondisi lingkungan yang ada di pulau sumbawa, terutama isu tentang masalah deforestasi yang sangat marak, penebangan pohon secara liar dan pengalihan fungsi hutan menjadi ladang jagung, kemudian climate change (perubahan iklim), dan isu-isu lingkungan lainnya.
Aulia menjelaskan rangkaian perjuangan yang dilaluinya dalam kompetisi ini cukup panjang. Perjuangan awalnya dimulai dari proses audisi sampai dengan terpilih menjadi finalis dan menjadi yang terbaik dalam kompetisi.
“Persiapan mengikuti audisi, fisik dan mental paling utama yang harus disiapkan. Karena rangkaian audisi cukup lama, sekitar hampir 2 bulan lamanya dan berlokasi di Lombok Tengah. Jadi saya harus bolak balik Mataram-Praya untuk mengikuti rangkaian audisinya. Proses Audisi diikuti Sebanyak 79 peserta yang mendaftar untuk menjadi Duta Lingkungan Provinsi NTB tahun 2023. Waktu audisi cukup lama sekitar dua bulan dimulai bulan September hingga Oktober 2023.” Jelas Aulia.
“Dari 79 peserta yang mendaftar terseleksi, yang terpilih menjadi finalis hanya 20 orang. 20 finalis inilah yang berkompetisi hingga akhir dengan beberapa rangkaian kegiatan sebagai indikator penilaian.” Sambungnya.
Lebih jauh Aulia menuturkan bahwa selama proses audisi berbagai kegiatan dilakukan sebagai salah satu penilaian terhadap peserta. Setiap tahap penilaian sejumlah Duta berguguran hingga tersisa 20 finalis. Ke 20 finalis ini kemudian dikarantina selama 3 hari untuk mendapatkan pembekalan tentang wawasan lingkungan, ekonomi kreatif, pencarian bakat hingga beauty class dan catwalk, tes tulis dan wawancara.
Aulia menyampaikan harapannya setelah terpilih menjadi peserta terbaik dalam kompetisi duta lingkungan NTB 2023 ini. Dia berharap dengan raihannya tersebut memberikan dampak terhadap keperdulian lingkungan terutama dikalangan anak muda NTB secara umum.
“Dengan terpilihnya saya sebagai Winner Duta Lingkungan NTB 2023, semoga bisa memberikan manfaat bagi saya pribadi, lingkungan dan mayarakat NTB. Dan semoga semakin banyaknya anak muda yang peduli terhadap lingkungan maka kondisi lingkungan khususnya di NTB semakin membaik.” Pungkarnya.