Mataram, Fakultas Hukum Unram – Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universsitas MAtaram (BEM FH Unram) menggelar dialog publik dengan tema “Menuju Jiwa Merdeka Melalui Penguatan Demokrasi dan Partisipasi Publik Dalam Penentuan Kebijakan Bernegara”. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa sebagai peserta dan dilaksanakan di Ruang Sidang FH Unram, Senin 28 Agustus 2023 lalu.

Kegiatan ini menghadirkan 2 (dua) orang pemateri dari unsur akademisi yakni Dr. RR. Cahyowati, S.H.,MH, dosen Hukum Tata Negara FH Unram dan Taufan, S.H.,M.H yang merupakan dosen Hukum Pidana FH Unram. Sementara itu kegiatan dialog dipandu oleh Maula Sastaperkasa selaku Menteri Hukum Sosial dan Politik BEM FH Unram.

Dalam paparannya Dr. Cahyowati menyampaikan 4 (empat) ciri Demokrasi Pancasila, yaitu berasaskan kekeluargaan dan gotong royong berlandaskan Ketuhanan Yang Maha Esa, jaminan Hak Asasi Manusia dan hak minoritas, musyawarah untuk mufakat, dan berpedoman pada hukum. Sehingga dalam proses pembuatan kebijakan publik, pemerintah harus melibatkan masyarakat sebagai jaminan rakyat yang berdaulat.

Sedangkan Taufan, menyebutkan beberapa penghalang terwujudnya partisipasi publik seperti yang dijelaskan dalam teori Risk Society dan teori Sick Society. Selain itu, pada prakteknya partisipasi publik yang diterapkan pemerintah hanya mendengar aspirasi rakyat, tanpa menimbang dan menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan.

Selanjutnya dialog publik ditutup dengan pembacaan juara lomba “Orasi Kebangsaan : Menuju Jiwa Merdeka Melalui Penguatan Demokrasi dan Partisipasi Publik Dalam Penentuan Kebijakan Bernegara” yang juga diadakan oleh BEM FH Unram dalam rangka memeriahkan HUT RI Ke-78.